Padang, - Kabar yang ditunggu masyarakat Sumatera Barat akhirnya datang. Setelah dua hari terganggu akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu penutupan sementara sejumlah bandara di Jakarta, penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) kembali beroperasi normal, Selasa (8/9/2026).
Kembalinya operasional penerbangan ditandai dengan mendarat dan lepas landasnya pesawat rute Jakarta di BIM pada pagi hari. Lion Air JT 353 rute Padang (PDG)–Jakarta (CGK) menjadi penerbangan keberangkatan pertama dengan jadwal lepas landas pukul 06.05 WIB.
Sementara Super Air Jet IU 908 rute Jakarta (CGK)–Padang (PDG) menjadi penerbangan kedatangan pertama yang dijadwalkan tiba pukul 08.15 WIB.
Kondisi tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat Sumbar setelah beberapa hari ketidakpastian akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Kini, pesawat kembali mendarat dengan mulus di BIM dan konektivitas udara menuju ibu kota kembali terbuka.
Berdasarkan siaran pers PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau Nomor 20/SP/PDG/IX/2026, operasional penerbangan kembali normal setelah Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibuka kembali pada Selasa (8/9/2026) pukul 00.30 WIB dan Bandara Halim Perdanakusuma kembali beroperasi pukul 00.40 WIB.Selama penutupan sementara yang berlangsung sejak Minggu (6/9), tercatat sebanyak 56 penerbangan rute Jakarta dari dan menuju Bandara Internasional Minangkabau terdampak pembatalan.
Dampaknya dirasakan oleh 7.736 penumpang yang gagal terbang akibat gangguan operasional tersebut.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau, Dony Subardono, mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan maskapai dan seluruh instansi terkait untuk memastikan operasional penerbangan kembali berjalan normal.
"Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Minangkabau terus berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait memastikan pelayanan dan operasional seluruh rute penerbangan telah berangsur normal dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan bagi para pengguna jasa," ujar Dony.
Editor : Editor