106 Jorong di Dharamasraya Ter dampak Kekeringan, Pemerintah Kabupaten Dharamasraya Dis tribusikan Air Bersih

106 Jorong di Dharamasraya Ter dampak Kekeringan, Pemerintah Kabupaten Dharamasraya Dis tribusikan Air Bersih
106 Jorong di Dharamasraya Ter dampak Kekeringan, Pemerintah Kabupaten Dharamasraya Dis tribusikan Air Bersih

Pulau Punjung - Berdasarkan data yang diterima Dinas Komunikasi dan Informatika hingga kemarin malam, sebanyak 106 jorong yang tersebar di 25 Nagari, 10 Kecamatan di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, saat ini dilaporkan mengalami kekeringan dan krisis air bersih dengan jumlah masyarakat terdampak mencapai 13.554 Kepala Keluarga akibat cuaca Elnino ekstrim. Tercatat hanya Kecamatan Sembilan Koto yang hingga saat ini tidak melaporkan adanya wilayah terdampak kekeringan dan krisis air bersih.

Menghadapi kondisi tersebut, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani membentuk Satgas Penanganan Kemarau yang bertugas melakukan penanganan dampak kemarau termasuk pendistribusian air bersih dan pompa air untuk areal pertanian yang terdampak kekeringan.

Sejak beberapa hari ini Pemerintah Daerah Dharmasraya mulai menyalurkan air bersih di Nagari Gunung Selasih, IV Koto Pulau Punjung, dan Koto Padang. Setelah mendapatkan data dari wali nagari dan camat, Pemkab Dharmasraya mulai kenyalurkan air bersih. Dan hari ini, Jum’at (11/9/2026) kembali disalurkan di Ampang Kuranji, Taratak Tinggi dan Sikabau.

Air bersih juga disalurkan di Koto Ranah, Koto Laweh, Siguntur, Sungai Duo, Tabek Koto Gadang dan Koto Baru. Air bersih juga disalurkan pada hari ini di Tebing Tinggi, Panyubarangan, Kurnia Selatan, Batu Rijal, Gunung Medan, Ranah Palabi, Koto Tuo Siguntur dan Sungai kambut.

Kedepannya Bupati Annisa juga telah menginstruksikan BPBD bersama perangkat terkait melakukan pendataan harian terhadap daerah-daerah yang terdampak kekeringan sehingga perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat dapat dipantau secara berkala.

Editor : MS
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini