Dinas Pendidikan juga meminta pihak sekolah memperhatikan kondisi siswa selama proses pembelajaran dan memberikan fleksibilitas absensi bagi siswa yang rentan terhadap kondisi kabut asap sehingga tidak harus hadir secara langsung di sekolah.
Siswa yang tidak hadir tetap wajib mengikuti pembelajaran jarak jauh atau menyelesaikan tugas yang diberikan sekolah sesuai dengan kesiapan sarana dan prasarana masing-masing satuan pendidikan.
Dinas Pendidikan juga mendorong sekolah yang memiliki sarana memadai untuk menerapkan pembelajaran secara hybrid sebagai bentuk inovasi menghadapi kondisi yang belum sepenuhnya ideal.
Melalui pembelajaran hybrid, siswa yang sehat dan mampu mengikuti pembelajaran secara langsung dapat hadir di kelas, sedangkan siswa dengan kondisi tertentu dapat mengikuti pembelajaran secara daring melalui Zoom Meeting.
Siswa yang mengikuti pembelajaran secara daring diwajibkan mengaktifkan kamera selama setiap mata pelajaran berlangsung sebagai bentuk kedisiplinan sekaligus memastikan mereka tetap mengikuti proses pembelajaran.
“Besok kami akan mencoba pilot project pembelajaran hybrid di SMP Negeri 1 Pulau Punjung, sehingga siswa yang tidak bisa hadir secara langsung tetap dapat mengikuti pembelajaran bersama teman-temannya di kelas,” katanya.
Bobby mengajak orang tua, siswa, guru dan seluruh masyarakat bersama-sama mendukung pelaksanaan pembelajaran agar dapat berlangsung aman dan nyaman di tengah kondisi kabut asap.Ia mengatakan Dinas Pendidikan akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan terbuka terhadap masukan masyarakat sehingga kebijakan pembelajaran dapat sewaktu-waktu dievaluasi sesuai kondisi di lapangan.
Pembelajaran jarak jauh sebelumnya ditetapkan mulai 10 September 2026 dengan mempertimbangkan kondisi kabut asap yang semakin tebal di Kabupaten Dharmasraya, yang sampai saat itu tercatat 64 titik panas terpantau.
Sejak 12 September 2026, Kabupaten Dharmasraya sudah tidak lagi memiliki titik panas yang terpantau, sementara kecenderungan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) juga mulai menurun dibandingkan pekan sebelumnya meskipun masih berfluktuasi.
Editor : MS