Kinerja Perangkat Nagari di Solok Selatan Masuk Era Digital, Aplikasi SIKAP Nagari Diluncurkan

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi meresmikan peluncuran Aplikasi SIKAP Nagari di Aula Sarantau Sasurambi, Rabu (30/9/2026). (Foto: Ist)
Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi meresmikan peluncuran Aplikasi SIKAP Nagari di Aula Sarantau Sasurambi, Rabu (30/9/2026). (Foto: Ist)

Solok Selatan, - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan meluncurkan Sistem Informasi Kinerja Perangkat Nagari (SIKAP Nagari) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan nagari yang lebih terukur, efektif, transparan dan akuntabel.

Peluncuran aplikasi tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi, bertepatan dengan Launching Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak Kabupaten Solok Selatan Tahun 2026 di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Rabu (30/9/2026)

Kehadiran SIKAP Nagari menjadi langkah Pemkab Solok Selatan dalam mendorong pengelolaan pemerintahan nagari yang semakin berbasis data dan kinerja. Melalui sistem ini, pelaksanaan tugas perangkat nagari diharapkan dapat dipantau, dievaluasi dan dibina secara lebih objektif.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos-PMD) Solok Selatan, drh. Nurhayati, mengatakan penerapan SIKAP Nagari merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan kinerja aparatur nagari yang lebih sistematis.

“Dengan aplikasi Sistem Informasi Kinerja Perangkat Nagari yang diluncurkan hari ini, merupakan salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Solok Selatan untuk membangun sistem pengelolaan kinerja yang lebih terukur, terdokumentasi dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Menurut Nurhayati, penerapan sistem tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya penyelenggaraan pemerintahan yang good government dan good governance, dengan pengelolaan kinerja yang lebih jelas, terdokumentasi serta dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan, digitalisasi pemerintahan tidak boleh berhenti pada penggunaan aplikasi semata. Teknologi harus mampu memberikan perubahan terhadap pola kerja aparatur dan pada akhirnya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan sampai aplikasi hanya menjadi tempat memasukkan data dan laporan. Kita ingin aplikasi ini benar-benar menjadi alat untuk memperbaiki cara kerja pemerintahan nagari,” tegasnya.

Ia menekankan, keberadaan SIKAP Nagari diharapkan tidak hanya menjadi instrumen administrasi, tetapi juga mampu memberikan gambaran mengenai pelaksanaan tugas dan kinerja perangkat nagari secara lebih terukur.

Dengan adanya sistem tersebut, pemerintah daerah dapat memiliki basis data yang lebih tertata dalam melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pemerintahan nagari.

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini