Nindya Karya Hadirkan Harapan, Bangun 288 Hunian untuk ASN di IKN

Direktur Utama Nindya Karya Firmansyah bersama Kepala OIKN Basuki Hadimuljono tanda tangani KPBU. (Foto: Ist)
Direktur Utama Nindya Karya Firmansyah bersama Kepala OIKN Basuki Hadimuljono tanda tangani KPBU. (Foto: Ist)

Kalimantan Timur, - Pembangunan Ibu Kota Nusantara bukan hanya tentang menghadirkan pusat pemerintahan baru, tetapi juga menyiapkan tempat tinggal yang mendukung kehidupan para aparatur negara.

Hal ini menjadi salah satu fokus PT Nindya Karya (Persero) melalui pembangunan delapan tower hunian ASN berkapasitas 288 unit di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Kalimantan Timur.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk pembangunan hunian vertikal di Wilayah Perencanaan (WP) 1A, KIPP IKN, Rabu (14/10/2026).

Penandatanganan berlangsung di kawasan Glamping IKN. Kegiatan ini dihadiri Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono beserta jajaran, Direktur Utama Nindya Karya Firmansyah, Direktur Pengembangan Bisnis dan SDM Eduard Batubara, serta Direktur Operasi 2 Arif Putranto.

Proyek tersebut mencakup lahan seluas 68.390 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 82.666 meter persegi.

Delapan tower yang direncanakan akan menyediakan 288 unit hunian bagi ASN.

Setiap unit direncanakan memiliki luas sekitar 190 meter persegi.

Nantinya, PT Nindya Estate Management, anak perusahaan Nindya Karya, akan mengelola hunian tersebut.

Direktur Utama Nindya Karya Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada OIKN atas kepercayaan yang diberikan kepada perusahaan dalam pembangunan fasilitas strategis tersebut.

“Pembangunan hunian delapan tower memiliki peran penting dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara, untuk mendukung kesiapan fasilitas tempat tinggal, menunjang aktivitas aparatur negara, serta membangun kualitas kehidupan di IKN,” ungkap Firmansyah.

Editor : Editor
Banner Relasi Publik
Bagikan

Berita Terkait
Terkini