Perkuat Pelayanan Kesehatan Hewan
Sementara itu, DAK Nonfisik sebesar Rp457,8 juta akan diarahkan untuk mendukung layanan kesehatan hewan dan pengawasan keamanan produk hewan.
Anggaran tersebut antara lain digunakan untuk penyediaan obat hewan dan bahan pendukung pelayanan kesehatan, pelayanan kesehatan hewan, pengamatan dan identifikasi penyakit hewan, serta pengiriman dan pengujian sampel ke laboratorium.
Selain itu, terdapat dukungan untuk kegiatan pengawasan keamanan produk hewan, termasuk pengambilan sampel serta pengiriman dan pengujian sampel produk hewan.
Hendra menegaskan, dukungan anggaran tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya para peternak.“Ini merupakan kepercayaan dari pemerintah pusat yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya. Kita berharap pembangunan sarana dan peningkatan pelayanan kesehatan hewan ini benar-benar memberikan manfaat bagi peternak dan masyarakat Padang Pariaman,” tegasnya.
Dengan tambahan tiga Puskeswan baru, Padang Pariaman ditargetkan memiliki lima Puskeswan yang akan menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan hewan di daerah. Dua Puskeswan yang telah ada akan diperkuat, sementara tiga Puskeswan baru dibangun melalui dukungan DAK Tahun 2027.
“Harapan kita, dengan adanya lima Puskeswan nantinya, pelayanan kesehatan hewan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan peternak. Ini tentu menjadi bagian dari upaya kita meningkatkan sektor peternakan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Hendra. (Kominfo)
Editor : MS