Wabup Tegaskan Implementasi 10 Program Pokok PKK Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Wabup Tegaskan Implementasi 10 Program Pokok PKK Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Wabup Tegaskan Implementasi 10 Program Pokok PKK Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

PADANG PARIAMAN — Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mendorong penguatan peran Tim Penggerak (TP) PKK hingga ke tingkat nagari. Salah satunya melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaksanaan Kegiatan 10 Program Pokok PKK dan Transformasi Posyandu yang digelar di Hall IKK Parit Malintang, Kamis (1/10/2026).

Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan tersebut penting untuk memperkuat kapasitas kader PKK agar program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, PKK memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kualitas kehidupan keluarga dan masyarakat. Karena itu, kegiatan Bimtek tidak hanya dipandang sebagai kegiatan formal, tetapi harus menjadi ruang untuk memperkuat pengetahuan sekaligus membangun kebersamaan antarkader.

“Jadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi dan menambah wawasan. Apa yang didapatkan hari ini hendaknya dapat diterapkan di tengah masyarakat dan keluarga, sehingga nantinya mampu menciptakan generasi yang gemilang,” ujar Rahmat.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius dan dapat membawa pengetahuan yang diperoleh untuk diterapkan di lingkungan masing-masing.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Padang Pariaman menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman kader PKK terhadap 10 Program Pokok PKK sekaligus memperkuat pelaksanaan transformasi Posyandu.

Sebanyak 341 peserta mengikuti kegiatan tersebut, yang terdiri dari unsur pengurus dan kader PKK serta kader Posyandu dari berbagai wilayah di Kabupaten Padang Pariaman.

Pada kesempatan yang sama, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ny. Resty Yulandari Rahmat, menekankan bahwa keberadaan TP PKK tidak semata-mata menjalankan kegiatan rutin.

Menurutnya, kader PKK harus mampu melihat berbagai potensi yang ada di daerah masing-masing untuk kemudian dikembangkan menjadi kekuatan yang memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

“TP PKK tidak hanya menjalankan kegiatan rutin, tetapi juga harus mampu menggali potensi yang ada di masing-masing daerah agar dapat dikembangkan,” ungkapnya.

Editor : MS
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini