Wagub Vasko dan Bupati Annisa Luncurkan Nagari Creative Hub Sungai Duo

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy bersama Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani meresmikan Nagari Creative Hub di Sungai Duo. (Foto: Ist)
Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy bersama Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani meresmikan Nagari Creative Hub di Sungai Duo. (Foto: Ist)

Perpaduan kedua karakter tersebut menjadi modal sosial yang dapat dikembangkan untuk melahirkan kreativitas, inovasi, serta usaha produktif masyarakat.

Menurut Annisa, Nagari Creative Hub bukan sekadar peresmian sebuah program, melainkan momentum membangun pola baru pembangunan nagari yang lebih inovatif, kolaboratif, produktif, dan berbasis potensi lokal.

"Kita ingin nagari tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah. Kita ingin nagari mampu menghasilkan produk yang telah diolah, memiliki nilai tambah, memiliki identitas, serta mempunyai daya saing," ujar Annisa dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda sebagai penggerak utama program, serta kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, perbankan, komunitas kreatif, dan masyarakat.

Di Nagari Sungai Duo, NCH telah dilengkapi sejumlah fasilitas, di antaranya panggung kesenian, Lapau Nagari sebagai ruang aktivitas dan pemasaran produk masyarakat, serta Teras Nagari sebagai pusat informasi dan ruang interaksi masyarakat.

Bupati meminta Lapau Nagari benar-benar dimanfaatkan untuk mengembangkan ekonomi masyarakat, sementara Teras Nagari digunakan dalam pengelolaan data dan pemantauan perkembangan program.

Ia berharap Nagari Sungai Duo dapat menjadi contoh praktik baik pengembangan nagari kreatif yang nantinya dapat direplikasi pada nagari-nagari lainnya di Kabupaten Dharmasraya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mengatakan, salah satu tujuan utama Nagari Creative Hub adalah mendorong UMKM memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar produk mereka.

Menurutnya, masyarakat nagari yang sebelumnya hanya menjual produk di lingkungan sekitar harus didorong agar mampu mendapatkan konsumen dari luar daerah melalui berbagai platform digital.

"Masyarakat di desa yang sebelumnya hanya berjualan di lingkungan sekitar, melalui NCH kita dorong agar bisa mendapatkan pasar dari luar Sumatera Barat," kata Vasko.

Editor : Editor
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini