Padang, - Wali Kota Padang, Fadly Amran, memimpin Rapat Monthly Meeting Pemerintah Kota Padang yang diikuti seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Rapat berlangsung di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (2/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Fadly Amran menyoroti dua persoalan utama yang menjadi perhatian masyarakat Kota Padang: penyalahgunaan narkoba serta kasus keracunan makanan yang terjadi beberapa waktu lalu.
Ia meminta seluruh OPD terkait menangani kedua masalah ini secara serius, menyeluruh, dan berkelanjutan.
Terkait penindakan narkoba, Fadly Amran menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia atas keseriusan menindaklanjuti kasus tersebut melalui razia dan inspeksi mendadak di sejumlah lokasi yang terindikasi menjadi pusat peredaran maupun penyalahgunaan narkoba. Namun, penindakan semata tidak cukup.
"Narkoba bukan hanya persoalan penegakan hukum, tetapi juga persoalan lingkungan. Apa yang sudah dilakukan oleh kepolisian jangan dibiarkan begitu saja tanpa pembinaan lanjutan oleh Pemko," tegas Fadly.
Ia menegaskan bahwa pencegahan dan pemberantasan narkoba harus diikuti langsung oleh Pemerintah Kota Padang melalui pembinaan lingkungan agar kawasan yang telah ditertibkan tidak kembali menjadi tempat berkembangnya kebiasaan buruk tersebut.Para Camat yang wilayahnya masuk zona merah peredaran narkoba diminta segera mengambil langkah nyata untuk "menghijaukan" kembali lingkungannya.
Penataan lingkungan tersebut mencakup kegiatan gotong royong, pengadaan lampu penerangan jalan, pembangunan taman bermain, hingga penguatan aktivitas sosial dan keagamaan di masyarakat.
Seluruh elemen harus dilibatkan: orang tua, niniak mamak, Bundo Kandung, serta alim ulama.
Tujuannya menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan produktif sehingga tidak ada lagi ruang bagi penyalahgunaan narkoba.
Editor : Editor