Bantuan Pangan Diperpanjang, 648 Ribu Keluarga Sumbar Terima 19.469 Ton Beras

Menko Pangan Zulkifli Hasan bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi salurkan bantuan pangan. (Foto: Ist)
Menko Pangan Zulkifli Hasan bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi salurkan bantuan pangan. (Foto: Ist)

Program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika harga pangan yang berfluktuasi.

Bagi masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 4 namun belum menerima bantuan, diminta untuk berkoordinasi dengan kantor Bulog setempat agar dapat dipastikan keberadaannya dalam daftar penerima.

Selain bantuan beras gratis, pemerintah juga menyiapkan satu juta ton beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga keterjangkauan harga beras di pasaran.

Di Sumatera Barat, beras SPHP dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp15.000 per kilogram.

Selisih harga tersebut ditanggung melalui subsidi pemerintah sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh pangan pokok dengan harga terjangkau.

Pemerintah juga melakukan intervensi terhadap komoditas pangan lain. Bulog diminta melelang 150 ribu ton jagung dengan harga Rp5.500 per kilogram guna membantu menekan biaya pakan bagi peternak ayam petelur dan pedaging, terutama pelaku UMKM.

Selain itu, sebanyak 380 ribu ton beras yang telah tersimpan lebih dari satu tahun disiapkan untuk kebutuhan industri pangan, seperti pengrajin kue dan produsen bihun, dengan harga lelang Rp11.000 per kilogram.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Barat, Maruli Abraham Syah, melaporkan bahwa dari total alokasi untuk Sumbar, sekitar 74.700 penerima berada di Kota Padang dengan alokasi 2.241 ton beras.

Khusus Kelurahan Lubuk Buaya tempat kegiatan berlangsung, bantuan disalurkan kepada 1.132 keluarga dengan total sekitar 34 ton beras. Dari jumlah tersebut, 218 keluarga kategori desil 1 memperoleh alokasi sekitar 6,5 ton.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyalurkan beras SPHP serta memberikan bantuan kepada pengemudi ojek online dan anak yatim.

Editor : Editor
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini