Jejaring ini bertujuan mendorong kerja sama internasional antarkota yang menempatkan kreativitas sebagai pengungkit strategis pembangunan perkotaan berkelanjutan, mencakup tujuh bidang di antaranya kerajinan dan seni rakyat, desain, film, gastronomi, sastra, musik, serta media seni.
"Penetapan nominasi ini menjadi peluang bagi Kota Padang untuk memperkenalkan kekayaan kuliner, tradisi, dan potensi gastronomi ke tingkat internasional, sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai bagian dari pembangunan kota berkelanjutan," tegas Menteri Teuku Riefky Harsya.
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Nanda Satria, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Yenni Yuliza, serta Ketua Panitia Seleksi Nasional Pengusulan Nominasi Anggota Jejaring Kota Kreatif UNESCO 2027, Prof. Wiendu Nuryanti.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen bersama untuk menyusun draf pengajuan yang kuat, lengkap, dan meyakinkan agar Kota Padang dapat diterima secara resmi sebagai anggota UCCN.
Langkah ini bukan sekadar gelar kehormatan, melainkan pintu menuju kolaborasi global, pertukaran pengalaman, serta peluang pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif yang lebih luas.Dengan fondasi budaya kuliner yang kaya dan beragam, Kota Padang kini siap melangkah lebih jauh memperkenalkan rasa Sumatera Barat ke panggung dunia sekaligus membuktikan bahwa kreativitas warga adalah kekuatan nyata yang mampu menggerakkan kemajuan kota. (***)
Editor : Editor