Baginya, keikutsertaan dalam UMKM Champion tidak hanya menjadi kesempatan mengembangkan usaha, tetapi juga memperluas pemberdayaan perempuan melalui keterlibatan mereka sebagai perajin maupun tenaga penjualan.
Nona Jewelry sendiri merupakan brand perhiasan buatan tangan asal Padang yang menggunakan bahan baku tembaga dan perak dari pengrajin di Sumatera Barat. Saat ini, usaha tersebut telah memiliki cabang di Padang, Medan, Pekanbaru, dan Bengkulu.
Motivasi kami mengikuti UMKM Champion adalah agar semakin banyak perempuan yang bisa diberdayakan, baik sebagai perajin maupun tenaga penjualan di Nona Jewelry.
Kami ingin usaha ini terus berkembang sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan untuk berkarya, ungkap Susanti.
Harapan kami, produk Nona Jewelry bisa semakin dikenal hingga ke pasar internasional.
Bahkan, kami memiliki cita-cita untuk dapat membuka cabang di luar negeri, lanjutnya.Melalui ajang UMKM Champion 2026, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM Kota Padang yang termotivasi untuk berinovasi, memperkuat kualitas produk, manajemen usaha, serta membawa produk unggulan daerah mampu bersaing di pasar global.
Dukungan dan pendampingan yang diberikan menjadi fondasi agar produk lokal tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga dapat menjadi kebanggaan yang diakui mancanegara. (***)
Editor : Editor