4. Bersihkan kabinet dari komunis.Berbeda dengan GAM dan OPM yang melekatkan kata "Merdeka" pada nama daerahnya...
Oleh karena itu, sangat miris apabila orang Minang tak tampil lagi sebagai pemikir untuk "menyelamatkan" dan kembali memberikan pemikiran "peta" buat Indonesia menghadapi ombak masa depan yang lebih ganas...Sangat miris apabila orang Minang juga berubah menjadi pragmatis sekedar jadi kaki-tangan penguasa dengan harapan bisa memperoleh jabatan dan ghonimah kekuasaan. Sangat memilukan apabila orang Minang juga turut terlibat dalam upaya-upaya membuat negara ini bangkrut dan kehilangan identitas ideologis perjuangan kemerdekaannya....(***)Baca juga: Resonansi Hari Kebangkitan Nasional: Menjaga Tunas Bangsa di Tengah Kegelisahan Demokrasi
Editor : Adrian Tuswandi, SH
