Rendang Makanan Khas Minangkabau

Nadia Nasmita Ramadan. (dok)
Nadia Nasmita Ramadan. (dok)

Oleh: Nadia Nasmita RamadanMahasiswi Jurusan Sastra Minangkabau Universitas Andalas

RENDANG merupakan salah satu warisan budaya tak benda Indonesia di Sumatera Barat dan rendang menjadi makanan khas Minangkabau yang terkenal sampai ke luar negeri.Rendang yang populer hingga mancanegara itu adalah rendang daging yang dari daging sapi pilihan dan untuk acara tertentu daging kerbau dijadikan rendang. Dan daerah tertentu ada juga membuat rendang dari daging kambing.

Macam-macam rendang yang lainnya yaitu rendang pensi, rendang lokan, rendang telur, rendang runtiah, rendang nangka, rendang tumbuak, rendang daun kayu, rendang belut, rendang jengkol dan rendang bebek.Proses pembuatan yang lama dan menggunakan banyak bahan-bahan dari rempah-rempah dan santan. Proses memasak rendang membutuhkan waktu berjam-jam dan hingga potongan daging menjadi warna kehitaman dan berdedak.

Rendang daging menjadi hidangan yang paling utama dan banyak peminatnya. Rendang menjadi hidangan wajib dalam setiap perayaan atau hari-hari besar seperti Lebaran atau hari raya dan pesta pernikahan.Bahan dan Bumbu Rendang Daging Sapi

Bahan utamanya daging sapi, santan dari 3 buah kelapa, batang serai yang digeprek, daun jeruk, daun salam dan bumbu halusnya ada cabe giling, bawang merah, bawang putih, ketumbar, lengkuas, jahe, kunyit,garam, jintan, adas, buah pala, cengkeh, buah kemiri, dan merica.Cara Membuat Rendang Daging

1. Potong-potong daging kira-kira 1 kg jadi 20-25 potong (sesuai selera).2. Masukkan santan ke dalam wajan

3. Tambahkan batang serai yang sudah di geprek, daun jeruk, daun salam dan bumbu halus.4. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk secara perlahan.

5. Santan diaduk ke bagian permukaannya, aduk sedikit demi sedikit dan perlahan.6. Tunggu aduk terus santan hingga mendidih, setelah mendidih

7. Masukkan daging, aduk pelan-pelan hingga mendidih.8. Masak dengan api kecil. Beri garam, gula secukupnya

9. Masak hingga santan mengental, aduk terus agar dagingnya tidak hangus dan pahit.10. Jika ingin lebih kering bisa terus memanaskan dengan api kecil.

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner Infografis
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini