Terkait peran media, Adriana Elisabeth memaparkan bahwa LIPI bersama Dewan Pers terus berkoordinasi, rencananya pada 18 Desember 2017 kita ada agenda bersama.
“Media jelas memiliki peran penting dalam membangun Papua, karena itu sekecil apa pun pembangunan di Papua sudah sewajarnya diangkat oleh media. Kelebihan dan kekurangan perlu diberitakan agar menjadi perbaikan," ujarnya.
Narasumber lainnya Hariqo Wibawa Satria (Direktur Eksekutif Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi) dalam presentasinya mengatakan, pesan bahwa Jokowi serius membangun Papua telah sampai kepada orang-orang yang menyuarakan Papua merdeka. Sehingga sudah banyak yang kembali ke NKRI, memang masih ada beberapa yang menyuarakan kemerdekaan. Kepada mereka ini kita harus sabar dan sabar dengan terus memberikan fakta-fakta dan menunjukan niat baik yang tulus.
Hariqo juga mengapresiasi peran media dalam menyampaikan berbagai kerja nyata Pemerintah di Papua dan harapan masyarakat Papua. Tinggal sekarang bagaimana fakta-fakta tersebut didistribusikan lebih strategis.
“Media harus diapresiasi, karena cukup berimbang, kalau ada yang bilang media hanya mengutip TNI, Polisi atau Pemerintah saya kira kurang membaca. Karena satu dan dua hal kita boleh menggeneralisasi,” ujar Hariqo
Editor : Adrian Tuswandi, SH