Membedah Visi Transformasi Erick Thohir

Andri Rusta. (dok/fb @andrirusta)
Andri Rusta. (dok/fb @andrirusta)

Apapun itu, dalam forum dan kesempatan ini saya hanya akan lebih menekankan pada opini dan arus publik memang selalu menginginkan tokoh dan sosok negarawan yang selalu mengusung konsep matang terhadap kemajuan bangsa kedepan. Publik sudah bisa dan mampu melihat perubahan dan kemajuan terhadap BUMN dengan konsep ‘Transformasi’.Tinggal bagaimana kemudian Erick Thohir mampu meyakinkan publik bahwa “Transformasi’ juga akan menjadi kunci keberhasilan bangsa Indonesia kedepan untuk berbenah dan bangkit dari segala keterpurukan.

Dalam forum dialog malam hari ini juga akan dilakukan pengukuhan DKW GET ONE Sumbar, tentu ini menjadi tantangan kedepan yang harus dilakukan, bagaimana kemudian GET ONE Sumbar harus mampu meyakinkan publik bahwa konsep serta Visi Transformasi yang diusung ialah suatu langkah yang tepat dalam membawa kemajuan bangsa kedepan.DKW GET ONE Sumbar harus meyakinkan publik, bahwa banyak tokoh populer yang digadang-gadang menjadi pengganti pak Jokowi kedepan, namun sejauh ini hanya Erick Thohir yang memiliki dan mengusung gagasan kebangsaan kedepan.

Kalau kita mau menyoroti dari berbagai hasil survey popularitas tokoh maupun elektabilitas tokoh yang selama ini dirilis, memang Erick Thohir sudah cukup menunjukan trand positif. Hasil survey Institute for Democracy and Strategic Affair (Indostrategic) misalnya yang dirilis pada bulan agustus 2021, elektabilitas Erick Thohir masuk kedalam urutan 10 besar terkait pilpres 2024, kemudian Charta Politika menempatkan erick Thohir diurutan ke-8 diatas Puan Maharani dan Airlangga Hartarto.Kemudian survey yang dilakukan Indikator Politik Indonesia juga menempatkan Erick Thohir masuk kedalam 10 besar tokoh yang diinginkan menjadi pengganti pak Jokowi kedepan.

Artinya, perlahan publik sudah mengakui kinerja dan kapasitas yang dimiliki oleh Erick Thohir.Dari beberapa pengalaman survey yang sudah kita lakukan bersama Spektrum Politika, masyarakat Indonesia kalau ditanya perihal alasan utama memilih calon pemimpin ialah Kemampuan dan kepribadian personal yang unggul (tegas/ berwibawa/ mengayomi/ pintar/ visioner/ sederhana/ ramah dll), kemudian Sudah ada bukti kerja/ada hasil kerjanya (kinerjanya bagus) ketika memimpin, Perhatian dan dekat dengan masyarakat serta punya kepedulian dengan masalah yang dihadapi masyarakat (berjiwa sosial), serta Bebas dari masalah korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Saya fikir sifat dan karakter tersebut tidak ada salahnya jika dikatakan melekat pada sosok Erick Thohir. Latar belakang beliau sebagai seseorang yang berasal dari seorang pebisnis sukses serta seorang menteri tentu juga akan menjadi modal tersendiri bahkan menjadi Diferensiasi yang sangat jelas dengan tokoh lainnya.(analisa)

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner Ultah Golkar 20
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini