Dari Jambu, rombongan langsung menuju RT 8 Sigando. Di Kacang Kayu, delapan rumah direndam banjir setinggi betis. Sementara di Lasuang, tiga rumah juga digenangi air setinggi lutut.“Di Lasuang ada lima rumah, dua lainnya berada di ketinggian. Sebanyak 15 warga Lasuang dievakuasi ke rumah kami di Kacang Kayu. Sementara 10 lainnya memilih bertahan di sana,” terang Sekretaris RT 8, Husni Marwiyah, S.Sos kepada Kominfo.
Jarum jam yang sudah menunjukkan pergantian hari dari Jumat ke Sabtu dinihari, tidak menyurutkan niat Wako Fadly untuk meninjau lokasi lainnya. Rombongan bertolak ke RT 6 Tanah Pak Lambik, PPT. Banjir sudah susut, dan sebagian besar warga sudah tidur.“Air mengalir dari atas. Tepatnya dari Lapangan Tembak Secata B, turun ke bawah tempat kami bermukim. Setiap hujan deras, kami was-was,” jelas Eka Sapta kepada Fadly.Lantaran warga sudah tidur dan gerimis kembali turun, rombongan membatalkan kunjungan ke RT 2 Tanah Pak Lambik yang juga dilaporkan banjir. Sekitar pukul 00.30 WIB, tinjauan lapangan diakhiri.“Kita akan segera rapatkan kondisi banjir ini. Harus ada solusi cepat, tepat dan tanggap dalam mengantisipasi dan menangani agar tidak terulang kembali. Secepatnya kita rapatkan ini,” kata Wako Fadly kepada Sekdako Sonny dan rombongan. (max/shintia/kominfo)
Editor : Adrian Tuswandi, SH