Keunggulan posisi yang dekat pusat pemerintahan kabupaten, disamping hanya sepelemparan batu dari jalur vital Padang-Bukittinggi-Payakumbuh menuju propinsi tetangga, Riau dan Sumatera Utara, menjadikan lokasi persinggahan favorit para pemudik dan wisatawan.Penutup
Berbagai keunggulan itu lambat laun meredup, bahkan sirna, kalau kerikil kecil pelayanan dan kenyamanan pengunjung tidak diperhatikan secara sungguh. Kerjasama antara pemerintah daerah, pelaku wisata dan tokoh masyarakat serta pemuda (Tarantang maupun Harau) hendaknya satu suara untuk mengikis perilaku yang mencoreng keramahan ranah. Bila perlu diberi sanksi tegas bagi oknum tersebut.Sekiranya solusi mangkus ini bisa ditemukan, maka Pak Id bersama Intan Aletrino dan 'keluarga' barunya yang menikmati udara segar, plus gemericik air bisa tersenyum puas. Sensasi 'glamping' di tenda kecil berlatar bukit batu 'berukir' motif abstrak, menjadi kebahagiaan tak terperi. Demikian pula Pak Yos dan keponakan 'Betawi'nya, sepulang trekking, dilanjutkan bermain keciprak di air terjun Sarasah Murai.Menyimpan cerita petualangan seru yang bakal dikenang sepanjang hidup, dari sepenggal hari indahnya di Harau. (analisa)
Editor : Adrian Tuswandi, SH