Oleh: Lauren Dwi Cania, Siska Anggraini, Puja Putri Ananda, Muhammad Ilham, Arrigo AznaMahasiswa KKN UNAND
MAHASISWA Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas yang ditempatkan di Nagari Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pesisir Selatan yang terdiri dari berbagai program studi yaitu Agribisnis, Akutansi, Ekonomi, Sosiologi, dan Teknik Komputer mengadakan sebuah program Pengembangan UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) pada Usaha Pisang Tigo Alai Bu Ida.Kegiatan dilakukan selama tiga hari, Hari pertama dimulai pada Senin, 1/08/2022 dengan melakukan kunjungan awal pada UMKM Pisang Tigo Alai Bu Ida sebagai bentuk perkenalan dan diskusi kecil mengenai usaha yang dilakukan.
Dari hasil diskusi tersebut didapat bahwa Pisang Tigo Alai Bu Ida ini memiliki ciri khas tersendiri yang muncul dari ide kreatif pemilik dengan bentuk produk yang menyerupai bintang ditambah dengan sentuhan hijau yang menambah ke gurihan dari Pisang Tigo Alai tersebut yang membuat pemilik memberi slogan dalam usahanya yaitu "Gurih dikunyah,nikmat ditelan".Akan tetapi, dari usaha yang dilakukannya terdapat permasalahan dalam pemasaran dan proses produksinya. Pada proses produksi pemilik kekurangan SDM dalam memproduksi Pisang tigo Alai hal ini dikarenakan sulitnya mencari tenaga kerja yang sesuai dan kurangnya biaya dalam membayarkan upah tenaga kerja.Pada proses pemasaran jangkauan pemasaran masih sekitaran tempat produksinya kadang kala keluar tetapi dengan jumlah yang sedikit, hal ini dikarenakan tidak mampunya memproduksi dengan kapasitas yang banyak akibat dari kekurangan SDM dan kurangnya promosi dalam produk Pisang Tigo Alai terutama promosi dengan media sosial.Hari kedua pada Senin, 8/8-2022 kegiatan yang dilakukan yaitu mahasiswa KKN melakukan proses produksi dan pengemasan Pisang Tigo Alai di tempat produksinya sesuai dengan intruksi dari pemilik.
Proses produksinya dimulai dengan pengirisan pisang yang akan dijadikan sebagai bahan baku untuk pembuatan Pisang Tigo Alai, kemudian melakuakan proses penjemuran selama kurang lebih 1 hari, lalu pembentukan pisang berbentuk bintang, pencampuran pisang dengan bahan basah utnuk membentuk pisang yang krispi, setelah itu melakukan penggorengan, dan terakhir pengemasan.Hari ketiga pada Kamis, 18/8/2022 kegiatan yang dilakukan yaitu penyerahan spanduk untuk mendukung proses pemasaran dari Pisang Tigo Alai Bu ida dan pemasaran melaui media sosial yaitu instagram. Pada hari ketiga ini, juga terdapat banyak motivasi dan masukan yang diberikan oleh Ibu Ida (pemilik) kepada mahasiswa KKN dalam melakukan usaha terutama dalam usaha kuliner.(analisa)
Editor : Adrian Tuswandi, SH