Minazzulumati Ilannur_ Habis Gelap Menuju Cahaya Peran Kartini Sebagai Pahlawan Perempuan

Bintang Maharani Putri (dok)
Bintang Maharani Putri (dok)

Tapi karna kami yakin akan pengaruhkan besar sekali bagi kaum wanita agar lebih optimal dalam melakukan kewajiban yang diserahkan alam ketangannya menjadi ibu, pendidik manusia yang pertam.Surat 21 juli 1902 =

”Saya bertekad memperbaiki citra islam yang selama ini kerap menjadi sasaran fitnah.Memang benar dan tidak dapat disangkal kalau kartini perannya tidak cukup esensial jika dikategorisasikan menjadi pahlawan perempuan nasional dan tokoh penggerak emansipasi wanita, dan masih banyak perempuan lain diberbagai penjuru nusantara yang lebih layak dan pantas mendapatkan gelar tersebut.

Saat kartini dewasa menjelang lima tahun sebelum ajal menjemput, orientasi pandangan ini berubah sejak mengenal islam. Pandangan kartini tentang pendidikan, bagaimana seharusnya perempuan mendapatkan pendidikan yang layakpun ia pikirkan, yang bisa dililhat melalui surat yang dikirim kepada Ny Abendon sejak tahun 1899 sampai 1903, hanya saja takdir Kartini terlalu singkat saat ia mendapati pencerahan, sehingga wujud pergerakannya tidak terlihat karna tidak terealisasi sepenuhnya. Paling tidak kartini telah meminta dan mendukung KH Sholeh Darat untuk menterjemahkan AL-Qur’an kedalam bahasa jawa dengan tulisan arab pagon yang dikenal dengan nama kitab Fathur-Rohman.Mengapa harus kartini?? Hal ini karna pemikiran awal kartini yang masih belum stabil, dimassa petarungan idiologi dalam dirinya atau sebelum ia mengenal makna Al-Qur’an dianggap oleh pihak belanda sejalan dengan pemikiran mereka, karna ini pula kartini terkenal di belanda dengan bukti ada 4 jalan dibelanda dengan adanya unsur nama”kartini”.

Intinya kartini hanya korban pembajakan sejarah, korban ikon emansipasi yang digaungkan belanda untuk kepentingan mereka sendiri. Untuk memahami kajian “peran kartini sebagai pahlawan perempuan:padahal hanya menulis surat kesahabatnya di belanda” secara mendalam harus didasarkan pada pengkotakan pemikiran dan pandangan, dari dua periode pemikiran kartini semasa hidupnya.Kajian lebih lanjut mengenai wacana kartini sebagai pahlawan nasional dan tokoh penggerak emansipasi wanita merupakan andil besar dari pihak belanda. Belanda menginginkan kartini untuk dibesar-besarkan karna pemikiran awal kartini yang dianggap sejalan dengan pemerintah belanda, maka belanda menjadikan kartini sebagai korban sesuai dengan pernyataan saya di atas. Peringatan hari kartini dalam sejarah dimulai setelah 2 Mei 1964 oleh Sukarno melalui Kepres RI No.108 Tahun 1964 tentang penetapan kartini sebagai pahlawan kemerdekaan nasional. Padahal faktanya peringatan hari kartini dirintis oleh pihak belanda yaitu tepatnya waktu 50 tahun kelahiran dan 5 tahun kematian kartini.(dikutip dari buku Sisi Lain Kartini,hal 123).Upaya belanda menggaungkan mitos sejarah sebagai warisan kolonial ini mulai tersebar dipenjuru nusantara, bahkan dalam surat kabar soenting melajoe di padang terbitan 1921 sudah membahas tentang” Sedikit Rentjana Tersalin dari kitab Raden Ajeng Kartini”

Editor : Adrian Tuswandi, SH
Banner Komintau - Menteri
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini