Pelatihan Kader Posyandu di Solok Selatan, Fokus pada Peningkatan Kesehatan Masyarakat

Pelatihan 35 kader Posyandu di wilayah Koto Baru, Kec. Sungai Pagu, Kab. Solok Selatan, pada Senin (28/10/2024). (Foto: Ist)
Pelatihan 35 kader Posyandu di wilayah Koto Baru, Kec. Sungai Pagu, Kab. Solok Selatan, pada Senin (28/10/2024). (Foto: Ist)

Menurutnya, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, nagari berperan penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui dukungan terhadap pendidikan anak usia dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK).

“Beberapa kegiatan yang menjadi tanggungan Pemerintahan Nagari akan membantu kader dalam menjalankan tugasnya di lapangan,” ujar Joko.

Terkait kesehatan masyarakat, Joko Adrian juga menyoroti peran kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan stunting di nagari.

Dengan keterlibatan langsung kader dalam pemantauan kesehatan ibu hamil, balita, dan ibu menyusui, upaya pencegahan stunting diharapkan semakin optimal.

“Kader Posyandu memiliki tanggung jawab besar dalam memantau dan memberikan edukasi terkait kesehatan gizi untuk mencegah stunting,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mensosialisasikan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024.

Berdasarkan peraturan tersebut, jangkauan layanan Kader Posyandu tidak hanya terbatas pada ibu hamil, balita, dan ibu menyusui, tetapi juga mencakup isu-isu yang lebih luas, seperti lingkungan dan keamanan.

Peraturan ini akan diintegrasikan dengan kebijakan daerah yang relevan melalui Peraturan Bupati (Perbup) yang sesuai.

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Solok Selatan, Melvia Linda, SKM, yang merupakan penanggung jawab Program Gizi, serta Mairini Marlina dari Puskesmas Muara Labuh.

Selain itu, turut hadir Wali Nagari Koto Baru Ahmad Julaini beserta perangkat nagari, perwakilan TP-PKK, Bamus, BKB, KPM, serta kader Posyandu se-Koto Baru.

Editor : MS
Bagikan

Berita Terkait
Terkini