16 Km Lebih Saluran Irigasi Tersier Berhasil Dibangun Dalam Rentang Waktu 2021-2023

16 Km Lebih Saluran Irigasi Tersier Berhasil Dibangun Dalam Rentang Waktu 2021-2023
16 Km Lebih Saluran Irigasi Tersier Berhasil Dibangun Dalam Rentang Waktu 2021-2023

Demikian pula dengan peningkatan produksi dan produktifitas juga dapat dipandang sebagai Peningkatan Ekonomi Regional Secara Makro Ekonomi yang secara lazim diukur dengan seberapa besar PDRB sektor pertanian," terangnya.

Demikian pula dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat petani, terutama akibat adanya monetisasi produk pertanian yang dihasilkan para petani sebagai bentuk dari kegiatan micro ekonomi yang digerakkan para petani.

Terkait hal itu, diakuinya jika dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan bidang pertanian terdapat kendala kendala yang membatasi untuk memenuhi kebutuhan utilitas yang tidak terbatas, sebut saja diantaranya, salah satu kendala mendasar adalah keterbatasan sumber daya anggaran yang ada di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman.

"Namun demikian bukan berarti jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Padang Pariaman hanya berpangku tangan atau hanya jalan di tempat lalu pasrah dengan keadaan yang ada, melainkan terus memaksimalkan kekuatan yang ada untuk menjemput peluang peluang pembiayaan pembangunan pertanian yang bersumber dari APBN, disamping melalui dana transfer ke daerah terus secara massif terus di lakoni oleh pihak Pemkab Padang Pariaman," tegasnya.

Hasilnya, pada tahun 2024, melalui dana DAK Fisik Pertanian telah dimulai pelaksanaan kegiatan pembangunan sarana dan prasarana pengelolaan air. Bentuk kegatan ini diantaranya Pembanguan Jaringan Irigasi Tanah Dalam (JIAT) 10 unit, Bangunan Pelengkap Irigasi (BPI) 13 unit dan Pembangunan Dam Parit 1 Unit.

Editor : MS
Banner InfografisBanner - GorBanner Pernikahan
Bagikan

Berita Terkait
Terkini