Menurut Muhammad Zuhrizul, keberhasilan tiga nagari tersebut menjadi modal penting bagi Sumatra Barat untuk semakin meningkatkan kualitas desa wisata.
Ia menjelaskan bahwa pada 2025, fokus utama akan diarahkan pada pengembangan desa kreatif, yang menjadikan desa wisata sebagai pondasi awal.
"Sumatra Barat termasuk dalam 12 provinsi yang ditetapkan sebagai Provinsi Penguatan Ekonomi Kreatif oleh pemerintah pusat. Ini kesempatan besar bagi kita untuk mendorong desa-desa wisata naik kelas menjadi nagari kreatif," ujar Zuhrizul.
Ia juga menekankan pentingnya pelibatan semua pihak untuk memperkuat inovasi dan kreativitas, sehingga desa wisata tidak hanya mampu menarik wisatawan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Keberhasilan Sumatra Barat dalam ADWI 2024 tak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pelaku wisata, dan masyarakat.
Peran stakeholder di bidang pariwisata, mulai dari pengelola desa wisata hingga media, telah membantu mempromosikan potensi wisata Sumbar ke tingkat nasional dan internasional.
Sebagai salah satu provinsi yang diakui dalam pengembangan ekonomi kreatif, Sumatra Barat terus berupaya untuk memanfaatkan potensi lokal guna menciptakan daya tarik baru bagi wisatawan.Dengan penghargaan ini, diharapkan lebih banyak desa yang terinspirasi untuk ikut serta dalam pengembangan desa wisata.
Penghargaan ADWI 2024 menjadi tonggak penting bagi Sumatra Barat dalam menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia.
Melalui sinergi dan komitmen semua pihak, Sumatra Barat tidak hanya membangun pariwisata yang berkelanjutan, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat lokal.
Editor : MS