Terharu Lihat Warga Bawa Pulang Banyak Daging Kurban

Warga terlihat antusias membawa pulang daging kurban usai pembagian dalam acara Pabuaran Berqurban 2026 di halaman Masjid Ciherang Peuntas, Pabuaran, Sukamakmur, Bogor, Sabtu (29/5/2026). (Foto: Ist)
Warga terlihat antusias membawa pulang daging kurban usai pembagian dalam acara Pabuaran Berqurban 2026 di halaman Masjid Ciherang Peuntas, Pabuaran, Sukamakmur, Bogor, Sabtu (29/5/2026). (Foto: Ist)

Oleh: Adrian Tuswandi

Saya jauh dari kampung di Sumatera, namun di sini ditemukan rumah kedua. Dan, Sabtu siang, seolah melihat dunsanak sendiri berduyun datang, seperti itu pula pulang. Datang tangan kosong, balik meneteng serenjeng penuh daging kurban.

Beberapa hari sebelum Idul Adha, saya dan kawan tempatan, asyik menjaga hewan kurban. Sudah kenyang, diberi juga makan. Warga yang melintas-lintas, selalu melihat sapi-sapi yang ditambatkan.

Di sini, desa pebukitan sejuk ini, saya punya banyak teman. Ayam kampung yang jinak-jinak menghasilkan telur yang banyak untuk saya. Pagi, bukan hanya embun tapi juga kicau burung, amboi.

Suasana itulah yang menjadi latar ketika pada hari tasyrik terakhir, 13 Dzulhijah, tepatnya Sabtu, (29/5/2026), dilangsungkan ritual religius umat Islam bertajuk Pabuaran Berqurban 2026, di halaman Masjid Ciherang Peuntas. Sebanyak 9 ekor sapi dan 3 ekor kambing dipotong warga secara gotong royong.

“Alhamdulillah, kita masih diberi rahmat Allah SWT melaksanakan pemotongan hewan kurban pagi ini,” ujar tokoh warga, Abdulloh.

Bagi warga, kegiatan ini bukan sekadar menunaikan ibadah. “Ini tidak sekadar ibadah Idul Adha, tapi menjadi penguat silaturahmi kita warga Pabuaran, Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat,” timpal tokoh masyarakat, Kosim Nurseha.

Di situlah Pabuaran Berqurban menjadi ibadah Idul Adha yang sarat makna. “Bermaaf-maafan dan berkurban menjadi nilai Islami dalam wadah keikhlasan. Terima kasih kepada peserta kurban atas kepercayaannya menyerahkan hewan kurban di Pabuaran ini,” ujar penasihat panitia, Adrian.

Prosesi pemotongan hewan kurban dimulai pukul 07.45. Secara bergantian, sapi dan kambing disembelih hingga semangat gotong royong warga membuahkan hasil lebih cepat dari perkiraan.

“Alhamdulillah, lewat semangat gotong royong warga, tepat pukul 09.30 WIB semua hewan sudah dipotong. Saat ini dilakukan pencincangan, dan setelah Zuhur kita bagikan daging kurban kepada 1.500 penerima kupon kurban tahun ini,” tutup Abdulloh. (***)

Editor : Editor
Banner InfografisBanner PLN Black Out
Bagikan

Berita Terkait
Terkini