Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, menjelaskan bahwa Muskerkot ini memiliki dua agenda utama, yaitu evaluasi program kerja tahun 2024 dan penyusunan rencana kerja untuk 2025.
“Muskerkot ini adalah momentum penting bagi PMI Kota Padang untuk mengevaluasi keberhasilan program selama satu tahun terakhir sekaligus merancang strategi pelayanan yang lebih efektif di masa depan,” tutur Zulhardi.
PMI Kota Padang berfokus pada penguatan peran relawan, peningkatan stok darah, dan penyempurnaan layanan kesehatan untuk masyarakat.
Zulhardi berharap hasil dari Muskerkot ini dapat memberikan dampak signifikan dalam menjaga keberlanjutan program PMI.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Dewan Kehormatan PMI Kota Padang Maigus Nasir, Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat Aristo Munandar, serta pengurus PMI Kota Padang.
Selain itu, perwakilan PMI kecamatan, relawan, dan stakeholder terkait turut hadir untuk memberikan masukan dan dukungan.
Muskerkot ini tidak hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga ajang memperkuat komitmen semua pihak dalam mendukung PMI sebagai garda terdepan aksi kemanusiaan.Andree Algamar menutup sambutannya dengan optimisme.
Ia berharap PMI terus menjadi inspirasi bagi masyarakat dan melahirkan inovasi baru dalam menghadapi tantangan kemanusiaan.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mendukung PMI. Semoga hasil dari Muskerkot ini dapat menjadi solusi nyata dalam memperkuat peran PMI di Kota Padang dan Sumatera Barat secara umum,” tutup Andree. (***)
Editor : MS