PADANG-Dirreskrimsus Polda Sumbar diwakili Kasubdit IV AKBP Wilian Harbensyah bersama Sales Area Manager (SAM) Pertamina Patra Niaga Sumbar, Narotama, serta ketua Hiswana Migas, melakukan sidak keberbagai pangkalan, untuk memastikan kondisi Stock dan distribusi LPG di wilayah Sumatera Barat aman dan kondusif, Selasa (4/2/2025)
Pangkalan LPG yang dikunjungi antara lain, Puskopad di GOR H. Agus Salim dan PT. Shinta Pratama Mandiri di depan RS. Yos Sudarso kota Padang.
Saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) dengan mengunjungi pangkalan, tidak ditemukan kejanggalan dan pelanggaran, bahkan dipastikan stok LPG 3 KG tidak ada kendala, khususnya dalam menghadapi Ramadhan serta Idul Fitri mendatang.
Ketika ditanyakan maksud dan tujuan melakukan sidak, SAM Pertamina Patra Niaga Sumbar, Narotama Aulia Fazri, mengatakan, agar lebih memastikan ketersediaan serta pendistribusian tepat LPG 3 KG, untuk kepentingan masyarakat, sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia.
“Kami masih melakukan sidak dan mengunjungi agen serta pangkalan, guna memastikan ketersediaan serta penyaluran tepat sasaran, sehingga instruksi Presiden dapat dilaksanakan dengan baik, untuk kepentingan masyarakat, nantinya arahan dari regulasi lainnya disampaikan segera kepada masyarakat melalui media agar tersosialisasikan dengan baik,” ujar Narotama, Sabtu (8/2/2025)
Ditambahkan Narotama, di Sumbar, kondisi pasokan cukup terjaga. Saat ini stock sekitar 1500 MT, dan tiap 2 kali seminggu akan datang kapal yang akan menjaga level stock LPG di wilayah Sumatera Barat.Dari sisi distribusi sumbar terdapat 5.364 pangkalan dengan kuota distribusi antara 560 hingga 2.800 tabung per bulan, tergantung pada kebutuhan LPG di setiap wilayah.
"Dengan stok yang cukup, saya menghimbau masyarakat untuk tidak panik membeli LPG 3 KG, dengan membeli dalam jumlah berlebihan, terutama menjelang bulan Ramadan, sehingga dapat merugikan masyarakat lainnya," Tambah Naro.
Pernyataan SAM Pertamina juga didukung ketua Hiswana Migas, dimana mereka sudah diberikan berbagai masukan, sehingga bisa menjalankan sesuai aturan berlaku.
"Kita dampingi dalam sidak, agar melihat langsung apakah ada anggota yang melanggar, dan melihat langsung ketersediaan LPG sehingga tidak membuat panik masayarakat," tutur Ridwan Honsen
Editor : MS