Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Kesehatan: Pemerintah berkomitmen memastikan pemerataan akses pendidikan dan meningkatkan fasilitas kesehatan untuk pelayanan yang lebih optimal.
- Ketahanan Pangan dan Ekonomi Hijau: Sumbar menargetkan diri sebagai Lumbung Pangan Nasional dengan fokus pada pengembangan energi terbarukan.
- Pengembangan UMKM dan Infrastruktur Digital: Upaya ini bertujuan menjadikan Sumbar sebagai pusat perdagangan utama di wilayah barat Indonesia.
- Pemberdayaan Ekonomi Lokal: Pembangunan di tingkat nagari dan desa akan didorong melalui inovasi dan digitalisasi.
- Infrastruktur Tangguh Bencana: Pemerintah akan membangun konektivitas yang merata dan tangguh terhadap bencana alam.
- Pelestarian Nilai Adat dan Budaya: ABS-SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah) akan menjadi landasan pembangunan sosial.
- Pariwisata Halal dan Ekonomi Kreatif: Sumbar akan mengembangkan wisata halal dan meningkatkan daya saing ekonomi kreatif.
- Reformasi Birokrasi dan Digitalisasi Layanan Publik: Pemerintah bertekad membangun sistem yang responsif dan berintegritas.
Muhidi menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program-program ini.
“Tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat, visi besar ini tidak akan tercapai,” ujarnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Muhidi menyerahkan bantuan sebesar Rp 50 juta dan 20 Al-Qur’an kepada Masjid Nurul Hikmah Tampuniak.
Pengurus masjid menyampaikan rasa syukur dan berencana menggunakan dana tersebut untuk melanjutkan pembangunan masjid serta mendukung program pemerintah di tingkat provinsi dan kabupaten.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Pasaman, Sabar AS, Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi, serta perwakilan dari TNI, Polri, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).Muhidi berharap Safari Ramadan ini dapat mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus membawa berkah bagi semua pihak. (***)
Editor : MS