Bank Nagari memberikan berbagai tambahan penghasilan kepada pegawai selain gaji dan THR, seperti insentif dan insidentil penilaian kinerja akhir tahun, catu sandang, insidentil ramadhan, uang lauk pauk, insidentil anak sekolah, uang batik, penghargaan masa kerja, uang cuti, jasa produksi serta biaya pendidikan dan pelatihan untuk senantiasa meningkatkan dan mengembangkan kompetensi pegawai.
“Manajemen juga terus mendukung dan mendorong penguatan Dana Pensiun Bank Nagari agar senantiasa mampu menunaikan amanahnya kepada para pensiunan Bank Nagari,”jelas Gusti.
Gusti di 64 tahun Bank Nagari juga menegaskan bahwa Bank Nagari semakin memperjelas segmentasi bisnisnya untuk menjadi yang terdepan dalam ekosistem UMKM yang mendominasi pelaku usaha di Sumatera Barat, dan juga provinsi lainnya.
Komposisi penyaluran Kredit/Pembiayaan kepada UMKM Bank Nagari mencapai 82,47% dari total Kredit/Pembiayaan Produktif. Share kredit/pembiayaan UMKM Bank Nagari terhadap Kredit UMKM oleh perbankan di Sumatera Barat mencapai 21,22%.
Rasio ini menurut OJK dalam Buku Roadmap Penguatan BPD 2024-2027 dinyatakan bahwa Bank Nagari merupakan BPD yang berkontribusi paling besar terhadap UMKM diantara 27 BPD yang ada di Indonesia.
“Bank Nagari berkomitmen mendukung program pemerintah yaitu mendorong pelaku usaha naik kelas dan go-digital, berkontribusi dalam penciptaaan lapangan pekerjaan, mengurangi pengangguran dan kemiskinan, serta menjadi salah satu sumber pendapatan daerah,”ujarnya.
Bank Nagari termasuk yang terdepan dalam penyaluran kredit/pembiayaan program Tahun 2024, seperti plafon penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) mencapai Rp 1,92 Triliun, kepada 11.008 Debitur. Bank Nagari juga mampu meningkatkan akses UMKM kepada skema selain KUR seperti Kredit/Pembiayaan Peduli Usaha Mikro, pinjaman khusus melawan rentenir yaitu Pinjaman “Marandang”, pinjaman khusus “SiMamak” pola subsidi bunga dari APBD Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, pinjaman khusus “Makan Rendang” pola subsidi dari APBD Kabupaten Tanah Datar, pinjaman khusus “Berdikari” pola subsidi dari Kerjasama Pemerintah Kota Solok dengan Baznas Kota Solok, serta skema-skema lainnya.
Bank Nagari juga semakin serius dan mendalami sumber pertumbuhan baru melalui skema kredit dan pembiayaan kepada properti, melalui skim-skim seperti skim program KPR-FLPP dan skim komersial seperti skim KPR-MG (Konven) dan Nagari Griya Madani (Syariah).
Layanan Digital Digandrungi Nasabah Milenial
Produk dan layanan berbasis digital Bank Nagari terus dikembangkan dan semakin diminati nasabah terutama yang milenial.
Editor : MS