"Namun, ia belajar dari pengalaman tersebut dan berhasil menemukan metode beternak yang benar," ujarnya.
Untuk memulai usaha ini, kamu butuh modal awal sekitar Rp7.375.000 dengan rincian sebagai berikut:
- 500 bibit ayam: Rp2.500.000
- 12 karung pakan: Rp2.000.000
- Obat dan vaksin: Rp300.000
- Listrik: Rp225.000
- Penyusutan: Rp600.000
- Ongkos karyawan: Rp4.000.000
Estimasi pendapatan yang akan kamu dapatkan jika semuanya berjalan lancar adalah:
500 ekor ayam × 1,5 kg × Rp20.000 = Rp15.000.000.
Omset per tahun bisa mencapai Rp150 juta hingga Rp180 juta. Usaha ternak ayam ini jelas menjadi peluang usaha menguntungkan di desa yang patut kamu coba.
2. Usaha Pertanian Hidroponik
Meski identik dengan perkotaan, pertanian hidroponik bisa menjadi usaha menguntungkan di desa.Masyarakat desa yang sudah akrab dengan bertani tentu lebih mudah mengadopsi metode ini.
Contoh nyatanya adalah Samuel dari Desa Jatisawit, Indramayu, yang sukses menjual sayuran hidroponik hingga ke swalayan dengan omset sekitar Rp40 juta hingga Rp50 juta per bulan.
"Produknya dijual dalam kemasan seberat 250 gram dengan harga berkisar Rp20.000 - Rp35.000 per kemasan," sambungnya.
Editor : Editor