Jakarta, - Anggota Komisi XII DPR RI, Hj. Nevi Zuairina, memberikan apresiasi dan dukungannya terhadap Smelter Merah Putih milik PT Ceria Nugraha Indotama (Ceria Group) di Wolo, Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Smelter ini menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) di sektor pertambangan dan berpotensi menjadi simbol keberhasilan hilirisasi nasional berbasis Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) serta energi bersih.
"Ceria Group layak mendapat dukungan penuh karena sejak awal didanai 100 persen oleh PMDN. Langkah ini sangat penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap investasi asing," ujar Nevi melalui sambungan telepon pada Selasa (26/3/2025).
Ia mengungkapkan bahwa proyek ini mendapatkan pendanaan dari bank-bank dalam negeri sebesar USD 277,69 juta.
Menurutnya, angka tersebut mencerminkan komitmen kuat sektor keuangan nasional dalam mendorong industrialisasi tambang.
Selain itu, skema pembiayaan berbasis sukuk, termasuk Green Sukuk, dapat menjadi alternatif pendanaan berkelanjutan bagi proyek-proyek serupa di masa depan.Legislator Sumbar II ini juga menyoroti keunggulan Ceria Group dalam operasionalnya.
"Smelter ini menggunakan listrik dari PLTA milik PLN, yang berarti telah memanfaatkan energi bersih. Selain itu, serapan tenaga kerja lokalnya mencapai 100 persen, menjadikannya contoh ideal dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah industri," jelasnya.
Nevi Zuairina menambahkan bahwa Ceria Group telah menerima GMP Award 2024 dari Kementerian ESDM.
Penghargaan ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menerapkan kaidah pertambangan yang baik.
Editor : MS