“Dengan kolaborasi antara UMKM dan inovasi pengolahan, kita harap akan lahir produk-produk unggulan yang menarik dan disukai masyarakat. Begitu juga dengan kolaborasi bersama program Dapur Gizi Gratis yang dinilai mampu membangkitkan semangat masyarakat dalam mengonsumsi ikan," sebutnya.
Maigus berharap mlealui lomba kreativitas dan inovasi olahan ikan ini, dapat melahirkan ide-ide segar dan menciptakan produk berbasis ikan yang bergizi, menarik, dan digemari semua kalangan. Sementara itu, Ketua Forikan Kota Padang, Ny. dr. Dian Puspita Fadly Amran,
Sp.JP, menyampaikan bahwa pembinaan sumber daya manusia unggul dan berkarakter harus dimulai dari keluarga. “Umumnya masyarakat Minang lebih menyukai konsumsi daging dan makanan bersantan. Ini menjadi tantangan untuk mengubah pola makan menuju yang lebih sehat dan seimbang,” jelasnya. Ia mengungkapkan, berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) dari Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi ikan rumah tangga di Kota Padang pada tahun 2023 mencapai 45,58 kg/kapita/tahun dan meningkat menjadi 47,86 kg/kapita/tahun di tahun 2024. Artinya, rata-rata konsumsi ikan masyarakat Kota Padang mencapai 124,88 gram/hari.
Editor :
MS