“Banggalah menjadi anak Ranah Minang. Banggalah menjadi bagian dari kebudayaan besar Indonesia. Kreativitas kita tumbuh dari akar budaya,” katanya.
Menutup orasi ilmiah tersebut, ia berpesan agar para lulusan tidak melupakan kampung halaman. Ia mendorong mereka untuk kembali dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah asal dengan semangat dan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.
“Berkelanalah dan berkaryalah, tapi jangan lupa pulang. Angkat derajat kampung halaman dengan karya dan semangat yang telah kalian bawa dari kampus ini,” tutupnya.
Acara wisuda ISI Padang Panjang berlangsung khidmat dan meriah. Ratusan lulusan beserta keluarga hadir dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, menandai langkah awal para sarjana seni untuk mengabdi dan berkarya bagi bangsa dan budaya Indonesia. Editor : MS
