Komunitas Seni Nan Tumpah Hadirkan Prafestival Seni Pertunjukan ke Sekolah

Siswa SMA Negeri 9 Padang naik ke panggung secara spontan dalam pertunjukan "Jam Belajar Tambahan" bersama tim KSNT, memicu antusiasme penonton yang memadati lapangan sekolah. (Foto: Ist)
Siswa SMA Negeri 9 Padang naik ke panggung secara spontan dalam pertunjukan "Jam Belajar Tambahan" bersama tim KSNT, memicu antusiasme penonton yang memadati lapangan sekolah. (Foto: Ist)

Di sekolah-sekolah lain, siswa menampilkan pertunjukan tari, randai, dan teater yang mengangkat tema lokal dan persoalan generasi muda. Pertunjukan seperti “Lapau Urang Awak”, “Hoyak Badarai”, dan “Sabai Nan Aluih” menjadi bagian dari keberagaman ekspresi seni siswa.

Salah satu momen yang menyentuh terjadi di SMA Al-Istiqamah, Pasaman Barat, ketika siswa menonton pertunjukan di bawah pohon karena keterbatasan ruang dan fasilitas.

Guru di sekolah itu menyebut momentum ini sebagai langkah awal membangun ekosistem seni di sekolah mereka.

NTMS 2025 ditutup dengan kunjungan ke SMA Negeri 2 Gunung Talang yang menampilkan pertunjukan “Retak Logos di Negeri Huruf”.

Rangkaian program NTMS tahun ini menegaskan peran KSNT sebagai penggerak seni partisipatif dan pembuka ruang kreatif di dunia pendidikan. (***)

Editor : MS
Banner InfografisBanner - GorBanner Rahmat Saleh - Gema
Bagikan

Berita Terkait
Terkini