Ketua PJKIP Sumbar Almudasir memastikan pihaknya mendukung Program Unggulan (Progul) Wako-Wawako Padang dengan menyebarluaskan informasi kepada publik Kota Padang.
Sementara itu, penasehat PJKIP Kota Padang Zamri Yahya menekankan keterbukaan informasi dalam pelaksanaan pembangunan.
Ia mengusulkan, Kepala OPD yang ogah dengan keterbukaan informasi publik, sebaiknya dievaluasi.
"Kita semua tahu pesan Rasulullah saw yang acap dibaca ustad di atas mimbar, "Serahkan lah segala sesuatu itu kepada ahlinya. Sebab, jika tidak, maka akan timbul kehancuran"," katanya mengutip hadis itu dari Sekretaris PJKIP Sumbar Zondra Volta alias Pajok.
Apatahlagi, jelas dia, anggaran infratruktur yang diusulkan Pemko ke DPRD Kota Padang sangat besar."Kemaren saya ketemu dengan salah seorang pimpinan DPRD Kota Padang. Kata dia, dana untuk infrastruktur yang diusulkan Pemko sangat besar. Saya berharap, dana infratruktur yang besar itu digunakan sebaik-baiknya dengan tetap terbuka dengan informasi publik. Jangan ada pula Kepala OPD yang dikonformasi awak media tak menjawab," tegasnya.
Menurut BY, panggilan akrab Zamri Yahya, dana infrastruktur yang besar itu dapat digunakan untuk memperbaiki jalan berlobang di Kota Padang, mengatasi banjir dan menata taman kota, sehingga Kota Padang menjadi kota yang nyaman dan asri. (***)
Editor : MS