Kabupaten Padang Pariaman Komit Wujudkan Refreshment Program Adiwiyata

Kabupaten Padang Pariaman Komit Wujudkan Refreshment Program Adiwiyata
Kabupaten Padang Pariaman Komit Wujudkan Refreshment Program Adiwiyata

Narasumber kedua, Moh. Sidik Pramono, ST, M.Si., Pengendali Dampak Lingkungan dari Dinas LH Provinsi Sumatera Barat, menjelaskan bahwa status Adiwiyata kini berlaku selama empat tahun dan dapat diperpanjang. Hal ini dimaksudkan untuk mendorong sekolah agar terus aktif berinovasi.

“Adiwiyata bukan perlombaan, melainkan proses membangun karakter siswa yang peduli lingkungan hidup,” tegasnya.

Sementara itu, narasumber ketiga, Dr. Yunhendri Danhas, akademisi dari STIKES Indonesia, mengulas sejarah dan urgensi pengelolaan sampah di sekolah. Menurutnya, persoalan ini sudah ada sejak 1970-an dan hanya bisa dikendalikan secara afektif melalui internalisasi nilai-nilai lingkungan hidup dalam proses pembelajaran.

“Tanpa pembentukan nilai sejak dini, upaya pengendalian sampah hanya bersifat teknis dan tidak berkelanjutan,” jelas Yunhendri.(**)

Editor : MS
Banner InfografisBanner - GorBanner Pernikahan
Bagikan

Berita Terkait
Terkini