Menurutnya, pendekatan berbasis kebutuhan nyata di lapangan harus menjadi arah pembangunan sektor pertanian ke depan.
Rahmat menyatakan komitmennya untuk mendorong pengarusutamaan peran perempuan dalam sektor pertanian, terutama di Sumatera Barat.
Ia menilai peran strategis KWT sangat menentukan dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat keluarga serta penguatan ekonomi rumah tangga melalui kegiatan pertanian skala kecil.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
“KWT adalah bagian penting dari pembangunan desa dan kota. Peran ibu-ibu sangat strategis, terutama dalam menjaga pangan keluarga dan menciptakan ekonomi mikro di rumah tangga,” tutupnya. (***)
Editor : MS