Ketua Badupari Sumbar, Sayuti, menambahkan dubalang harus memiliki pemahaman adat, hukum, dan mampu menjaga moral anak kemenakan.
“Jika keamanan terjaga, maka perekonomian akan berjalan dengan baik. Generasi muda juga perlu diarahkan ke masjid, diberi teladan, dan didorong menjadi pemimpin di tengah masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kasi Tapem Kecamatan Kuranji, Stevi, mengapresiasi konsistensi Badupari sejak 2013 dalam menjaga nilai dan harmoni masyarakat. Ia menegaskan Pemko Padang juga terus menggerakkan potensi masyarakat menuju kota pintar dan sehat.
“Dalam menangani permasalahan sosial dibutuhkan sinergi. Badupari aktif mencegah tawuran dan narkoba, sekaligus membuka ruang kolaborasi dalam pemberdayaan masyarakat. Dengan semangat tigo tungku sajarangan, adat dan agama menjadi solusi mewujudkan Padang yang aman dan harmonis,” tukasnya.Ia juga menjelaskan sejumlah Progul Kota Padang seperti LKS dan seragam gratis juga telah dirasakan oleh warga, begitupun juga dengan BPJS gratis.
Editor : MS