Padang, - Universitas Negeri Padang (UNP) melalui tim Program Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (PMKM) mengadakan sosialisasi bertajuk “Journaling For Wellness: Upaya Peningkatan Resiliensi Mental di Pondok Pesantren Ma’had Al Abqary Silaut dengan Media Berbasis Taskade”, Sabtu (16/8/2025).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi menulis sekaligus menjaga kesehatan mental remaja pesantren melalui metode journaling yang dipadukan dengan teknologi. Program ini juga menjadi langkah awal membangun kesadaran pentingnya menjaga kesehatan mental di kalangan santri.
Ketua tim PMKM UNP, Ika Sandra, M.A., menyampaikan bahwa kesehatan mental remaja membutuhkan perhatian serius. “Kesadaran mengenai kesehatan mental sangat penting, apalagi di lingkungan pesantren. Melalui journaling, santri bisa menyalurkan emosi dan menjaga keseimbangan mental,” ujarnya.
Sambutan juga disampaikan oleh Ustadz Ardian yang mengapresiasi kehadiran tim UNP. “Isu kesehatan mental masih marak terjadi pada remaja. Saya berharap para santri bisa belajar dari kegiatan ini agar memiliki pengetahuan tentang cara mengelola kesehatan mental melalui journaling,” katanya.Sosialisasi berlangsung dalam dua sesi. Materi pertama disampaikan oleh Wahyu Hidayat, S.K.M., yang membahas konsep kesehatan mental, faktor yang memengaruhi, serta jenis-jenis masalah mental. Sesi kedua dipandu oleh Syabrina Al-Fitria Sari, Yudis Putra Jasman, dan Asifa Zahwa yang fokus pada praktik journaling dan cara penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang muncul saat sesi diskusi. Para santri tertarik menggali lebih dalam manfaat journaling sebagai media terapi emosional dan kaitannya dengan kesehatan mental. Diskusi tersebut menambah wawasan peserta mengenai pentingnya pengelolaan emosi dan resiliensi mental untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan berkualitas.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi menulis sekaligus memperkuat kesehatan mental remaja pesantren. Sebagai output, kegiatan menghasilkan satu artikel ilmiah yang dipublikasikan di Jurnal Nasional ABDI Sinta 3, satu artikel media massa/elektronik, serta video dokumentasi berdurasi maksimal lima menit. (***)
Editor : MS