“Program MBG terbukti meningkatkan prestasi anak, memperluas akses terhadap makanan sehat, serta menumbuhkan kesadaran gizi sejak dini. Kami berharap manfaat ini juga segera dirasakan oleh masyarakat Sumatera Barat,” ungkap Teguh.
Sementara itu, akademisi Padang Yasinda Syamsuddin, menekankan pentingnya kebersamaan dalam menyukseskan MBG. Ia menyebut konsep “Bangsamo Mangjadi” atau bersama-sama kita pasti bisa, menjadi kunci keberhasilan program ini.
“Masyarakat perlu melihat program ini bukan sekadar bantuan, tetapi bagian dari tugas negara dalam memastikan generasi muda mendapatkan gizi seimbang,” jelas Yasinda.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat menjalankan program MBG ini bukan hanya sekedar upaya menekan angka stunting, tetapi juga menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan generasi emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan berdaya saing global.(***) Editor : MS
