Apa Itu Perpetual Trading Crypto? Memahami Mekanisme, Risiko, dan Potensi Keuntungannya

Ilsutasi.
Ilsutasi.

Funding rate dibayarkan antara trader long dan short dalam interval waktu tertentu (biasanya setiap 8 jam). Jika funding rate positif, trader long membayar kepada trader short, dan sebaliknya. Sistem ini menjaga harga kontrak tetap mendekati harga spot tanpa perlu penutupan kontrak berkala.

Cara Kerja Perpetual Trading Crypto

Agar lebih mudah dipahami, berikut alur sederhana cara kerja perpetual trading:

1. Pemilihan aset dan leverage

Trader memilih pasangan aset seperti BTC/USDT atau ETH/USDT dan menentukan leverage yang diinginkan. Leverage memungkinkan trader membuka posisi besar dengan modal kecil, misalnya 10x atau 20x dari saldo margin.

2. Pembukaan posisi (long atau short)

- Posisi long dibuka jika trader memperkirakan harga aset akan naik.

- Posisi short dibuka jika trader memprediksi harga akan turun.

3. Pergerakan harga dan margin

Nilai margin akan meningkat atau menurun tergantung arah pergerakan harga. Jika harga bergerak berlawanan dengan prediksi, margin bisa menurun dan berisiko terkena likuidasi.

4. Funding rate

Editor : MS
Banner Sekjen PWI PusatBanner Rahmat Saleh - Milda Berdaya
Bagikan

Berita Terkait
Terkini