4. Likuiditas tinggi di exchange besar
Perpetual trading umumnya tersedia di bursa crypto besar dengan order book tebal, seperti Binance, Bybit, atau Pintu, sehingga transaksi bisa dieksekusi dengan cepat dan efisien.
5. Akses 24 jam
Karena pasar crypto tidak pernah tutup, trader bisa membuka dan menutup posisi kapan saja sesuai strategi mereka.
Risiko dan Kekurangan Perpetual Trading
Walaupun menawarkan peluang besar, perpetual trading juga membawa risiko yang tidak kecil. Berikut beberapa hal yang wajib diperhatikan:
1. Leverage memperbesar risiko
Jika harga bergerak berlawanan dengan prediksi, kerugian bisa berlipat ganda. Kesalahan kecil dalam perhitungan bisa menghabiskan saldo margin dengan cepat.2. Funding rate negatif
Memegang posisi terlalu lama dapat membuat biaya funding menumpuk, terutama jika kamu berada di sisi yang harus membayar fee.
3. Volatilitas ekstrem
Editor : MS