Andy Leano, Keliling Eropah Dengan Vespa

Andy Leano saat bersiap melakukan perjalanan keliling Eropa dengan Vespa, membawa bendera Green Tourism Institute untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia. (Foto: Ist)
Andy Leano saat bersiap melakukan perjalanan keliling Eropa dengan Vespa, membawa bendera Green Tourism Institute untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Indonesia. (Foto: Ist)

Kemarin lalu saya ditelpon langsung oleh seseorang yang sangat saya kagumi dengan aksinya dalam mempromosikan Indonesia dengan cara yang unik menaiki Vespa (Skuter) ke Benua Asia dan Eropah yang membuat viral dimedia internasional dan nasional.

Dan kemarin dia meminta kepada saya untuk diizinkan membawa bendera Green Tourism Institute untuk aksi keduanya yang lebih “gila” lagi untuk promosi budaya dan pariwisata Indonesia dengan mengendarai Kijang Komando Tua keliling Eropah.

Dia sengaja meminta untuk membawa bendera Green Tourism Institute atas penghormatan dan penghargaan kepada saya atas perjuangan saya selama ini yang juga telah banyak memberikan motivasi dan inspirasi kepada dia untuk melakukan hal yang sama.

Bahkan kartu nama saya masih disimpan didompetnya lebih dari 12 tahun saking hormatnya ! Ndeh !

Mengaggumi Para Pejuang Pariwisata Indonesia

Setelah saya mulai agak sehat kembali setelah hampir 5 tahun saya sibuk dunia saya sendiri dan tidak peduli lagi dengan hp apalagi dunia maya. Saya mulai lagi akrab dengan hp, media social dan internet. Tapi dampak dari penyakit saya banyak lupa masa lalu termasuk bisnis dan kebaikan yang pernah saya lakukan. Tapi lucunya saya selalu ingat kejahatan yang pernah saya lakukan termasuk mencuri buku waktu SD. Ndeh !

Advertisement
Banner IKA UNAND
Scroll kebawah untuk lihat konten
Setelah akrab lagi dengan media dan mulai membaca saya banyak mengagumi tokoh – tokoh pariwisata di Indonesia yang telah membawa warna baru didunia kepariwisataan di Indonesia bahkan dunia dengan ide, karya, konsep dan gagasannya.

Seperti Sabarata Subangun pemuda kampung yang cuma tamat SD kalau menurut Jakarta Post dan beberapa media dan majalah dunia mengatakan bahwa beliau adalah penggagas Ecobrick (bangunan dari sampah plastik) terbesar didunia diBukit Lawang Sumatera Utara.

Nanda Wirawan yang karya songketnya mendapat penghargaan Award of Excellent dari UNESCO. Dan salah satu karya songketnya terpajang diMuseum Tekstil Amerika.

Politarius Borneo pemain Avian Tourism yang telah berhasil mengenalkan potensi wisata burung yang telah berhasil membuka destinasi wisata burung di Indonesia Timur bahkan Raja Ampat. Agung Afif yang usianya waktu itu baru 27 tahun tapi sudah Crazy Rich dibidang pariwisata yang mengenalkan Labuan Bajo kemancanegara. Ricky Putra Sinaro pemuda kampung Sungai Pinang yang berhasil memperkenalkan Mandeh kemancanegara.

Ritno Kurniawan pemuda Lubuk Alung yang berhasil memperkenalkan Nyarai dan mendapat penghargaan dari European Outdoor Conservation Association (EOCA). Nomor satu dunia !

Editor : MS
Banner HPN NeviBanner HPN NurnasBanner HPN RahmatBanner HPN JPS 1
Bagikan

Berita Terkait
Terkini