Kelompok anak muda nelayan Tabuik Diving Club (TDC) Pariaman yang telah berhasil menyelamatkan pantai Apar Pariaman dari yang semula gersang menjadi taman mangrove yang rindang dan indah. Dan juga telah berhasil membuat taman bawah laut yang indah sehingga mendapatkan penghargaan Kalpataru karena aksinya menyelamatkan lingkungan.
Banyak sekali yang saya kagumi yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu disini.
Tapi subhnallah walhamdulillah setelah kenal dengan mereka justru mereka semua terinspirasi dan termotivasi dari selama ini yang saya lakukan. Alhamdulillah.
Andy Leano Sang Pengelana Dunia !
Ternyata bukan orang Indonesia yang berhasil termotivasi dan terinspirasi oleh ide dan pemikiran saya bahkan beberapa orang dari negara lainpun.
Seorang dokter di Amerika yang terinspirasi dengan ide dan pemikiran saya tentang bagaimana membuat destinasi wisata yang menyehatkan dengan Forest Healing dan Oceanic Healing yang waktu itu saya sampaikan 5 bulan sebelum pandemik ketika saya diminta oleh Prof. Taty Syamsuddin untuk memberi kuliah umum diprogram master Sekolah Tinggi Ilmu Hayati – Institute Teknologi Bandung (SITH – ITB).
Akhirnya saat pandemik yang sang dokter yang terinspirasi oleh ide saya akhirnya membuat perusahaan On Vacation Doctor yang mana untuk lebih meyakinkan orang untuk travelling disebuah negeri akan disediakan dokter – dokter yang juga fasih berbahasa Inggris. Akhirnya sekarang bergabung sekitar 1.500 dokter dari seluruh dunia yang mendukung gagasannya. Dan saya setahun yang lalu langsung mengangkatnya sebagai perwakilan perusahaan saya di Amerika dan mengangkatnya langsung sebagai Presiden International Green Tour Operator di Amerika.
Dan salah satu anak kampung idola saya adalah Andy Leano yang gagasan dan idenya pernah membuat heboh dunia dengan aksi promosinya dengan Vespa berkeliling dunia. https://nationalgeographic.grid.id/amp/13282337/naiki-vespa-ke-benua-asia-eropa-demi-budaya-indonesia
Saya pikir dia belum pernah mengenal saya. Tapi dalam telponnya kemarin bagaimana dia bercerita bahwa dia telah mengenal saya cukup lama ketika masih tinggal di Kampuang Cino Bukittinggi. Dia justru terinspirasi setelah membaca profile saya disalah satu media nasional, Kompas. Dia sangat termotivasi dengan aksi saya ketika Promosi Berjalan Kaki Mengelilingi Pulau Kyusu – Jepang sepanjang 400 KM pada tahun 2002 setelah bencana yang meluluh-lantakan pariwisata Indonesia yaitu Bom Bali. Dan aksi jalan kaki saya membuat heboh Jepang yang mana saya berjalan kaki membawa bendera Sang Saka – Merah Putih. Akhirnya Japan Walking Association memberi penghormatan kepada saya untuk membuka event jalan kaki terbesar dunia dibawah International Marching League (IML) yang diadakan di Tokyo. Dan aksi jalan kaki perdamaian saya (peace walk) ditulis dalam buku berbahasa Jepang ” Kyusu Romance Walking.
Terima kasih Andy..and telah menginspirasi saya untuk berbuat lebih banyak lagi.
Editor : MS

