Sementara itu, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Mayjen TNI Arief Gajah Mada, menjelaskan bahwa dari Kodam hingga Koramil sudah mengaktifkan posko sejak awal bencana. Setiap hari perkembangan situasi di Sumbar dilaporkan kepada Panglima TNI dan KSAD. Ia mengusulkan pembentukan Satgas Terpadu melibatkan unsur udara, laut, dan darat, yang nantinya bekerja berdasarkan SK tanggap darurat dari Gubernur.
Pangdam menyampaikan bahwa posko terpadu sudah disiapkan di aula Istana Gubernur sebagai pusat data dan koordinasi. Ia memastikan TNI siap memberikan dukungan penuh, termasuk mempercepat penyaluran obat-obatan ke wilayah yang sangat membutuhkan. (***) Editor : Editor