Rahmat Saleh Soroti Ketidakakuratan Data Kerusakan Pertanian Pascabencana

Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh saat rapat kerja bersama jajaran menteri membahas kerusakan sektor pertanian pascabencana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: Ist)
Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh saat rapat kerja bersama jajaran menteri membahas kerusakan sektor pertanian pascabencana di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: Ist)

“Dalam paparan data disebutkan irigasi dan bendungan tidak mengalami kerusakan sama sekali. Ini jelas tidak sesuai dengan kenyataan. Bendungan Gunung Nago dan puluhan jaringan irigasi lainnya mengalami kerusakan, tetapi tidak tercatat,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan laporan yang disampaikan pemerintah daerah, kebutuhan anggaran untuk pemulihan sektor pertanian di Sumatera Barat diperkirakan mendekati Rp2 triliun.

Angka tersebut dinilai jauh lebih besar dibandingkan proyeksi anggaran yang saat ini disiapkan pemerintah pusat.

“Kalau anggaran yang disiapkan hanya sekitar Rp1,4 triliun untuk tiga provinsi, kami menilai jumlah itu belum memadai,” tegas Rahmat.

Atas kondisi tersebut, Komisi IV DPR RI meminta pemerintah segera melakukan pengecekan ulang serta menyelaraskan data kerusakan dengan pemerintah daerah.

Langkah itu dinilai penting agar kebijakan dan penganggaran pemulihan pascabencana dapat dirumuskan secara akurat dan tepat sasaran. (***)

Editor : Editor
Banner Ultah Golkar 20
Bagikan

Berita Terkait
Terkini