Aspirasi lainnya mencakup permintaan mesin pencacah kompos untuk mendukung pengelolaan limbah organik pertanian, serta pelatihan relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) dalam bidang penanggulangan bencana dan kegiatan sosial.
Di sektor pariwisata, masyarakat mengusulkan pemasangan jalur penerangan di kawasan wisata sungai, serta pelatihan bagi Pokdarwis guna meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan destinasi wisata lokal.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Irsyad Safar menyampaikan bahwa seluruh masukan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan serta mekanisme yang berlaku di tingkat provinsi.
Irsyad Safar juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Sungai Kamuyang agar dapat ditindaklanjuti melalui program dan kebijakan pemerintah daerah maupun provinsi.
Editor : MS