"Saat ini, masyarakat bersama komunitas seni setempat tengah menggelar Pameran Silotigo dan Gelar Karya Kelana Akhir Pekan bertema “Rukun Paksa/Berakit-rakit ke Hulu, Tinggal di Genangan” dan “Zona Aman Seni” yang akan berlangsung pada 7–14 Februari 2026 di Padang." sebutnya.
Tema pameran tersebut mencerminkan pengalaman kolektif warga yang hidup berdampingan dengan banjir. Karya seni dipamerkan tidak hanya di galeri, tetapi juga di teras dan ruang tamu rumah warga, bahkan di area yang masih menyisakan bekas genangan. Penataan ini menunjukkan bagaimana seni menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Kegiatan ini disambut antusias oleh warga dan pengunjung dari berbagai usia. Pertunjukan tari, randai, dan teater digelar setiap hari sebagai ruang berkumpul sekaligus refleksi atas pengalaman hidup bersama.
"Melalui kegiatan seni tersebut, masyarakat Korong Kasai ingin menunjukkan bahwa genangan banjir tidak hanya meninggalkan lumpur, tetapi juga melahirkan cerita, kreativitas, dan semangat kebersamaan yang terus tumbuh di tengah keterbatasan." Tutup Adek. (**) Editor : MS