Belanja tersebut terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu:
1. Belanja Operasi
Target Rp2,551 triliun dengan realisasi Rp2,372 triliun atau 92,99 persen.
2. Belanja Modal
Target Rp465,8 miliar dengan realisasi Rp433,4 miliar atau 93,03 persen.
3. Belanja Tidak TerdugaTarget Rp19,9 miliar dengan realisasi Rp11,97 miliar atau 60,07 persen.
Maigus menjelaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan kinerja pengelolaan anggaran yang cukup baik, meskipun masih terdapat beberapa tantangan dalam pelaksanaan program pembangunan daerah.
Dalam paparannya, pemerintah daerah juga mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam pelaksanaan pembangunan.
Salah satu persoalan utama adalah ketidaksesuaian antara prioritas pembangunan daerah dengan kemampuan keuangan daerah.
Editor : Editor
