Ia juga mengingatkan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kehidupan global yang semakin terbuka dapat menjadi tantangan tersendiri bagi keberlangsungan adat dan budaya lokal.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai adat kepada generasi muda agar mereka tidak tercerabut dari akar budayanya sendiri.
“Kita tentu tidak ingin generasi muda kita semakin jauh, apalagi sampai tidak mengetahui adat dan budaya nagarinya sendiri,” tegasnya.
Selain sebagai upaya pelestarian budaya, Bupati Annisa menilai Alek Nagari juga menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun daerah yang religius, berbudaya, dan sejahtera.Menjawab aspirasi yang disampaikan Anggota DPRD Dharmasraya H. Heri Saputra, Bupati Annisa juga berjanji akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp500 juta untuk pembangunan jalan lingkar Nagari Tebing Tinggi, Rp1,5 miliar untuk perbaikan jalan, serta bantuan tiang listrik guna membantu memfungsikan SMP baru di wilayah tersebut.
Editor : MS