Beberapa pasien mengeluhkan kondisi air toilet yang kotor. Kemudian, layanan dokter spesialis jantung juga masih kosong.
Pasien lainnya mengaku harus menunggu obat hingga tiga jam. Antrean pendaftaran mandiri juga terlihat panjang sejak pagi.
Keluhan tersebut langsung disampaikan Ombudsman kepada manajemen rumah sakit. Ombudsman meminta pihak rumah sakit segera melakukan evaluasi menyeluruh.
Ombudsman Minta Evaluasi Total Pelayanan
Ombudsman Sumbar menilai kritik masyarakat harus menjadi bahan perbaikan layanan kesehatan. Keluhan pasien tidak boleh dianggap sebagai gangguan.
Namun, masukan masyarakat harus dipandang sebagai bentuk kepedulian publik terhadap pelayanan rumah sakit.
Sementara itu, Direktur RSUD Sungai Dareh, dr. Neza, memastikan pihaknya siap menindaklanjuti seluruh catatan Ombudsman.Ia juga berjanji melakukan evaluasi pelayanan demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Dharmasraya. (***)
Editor : Editor

